Khasiat Kembang Soka Siantan

Khasiat Kembang Soka, Siantan (Ixora Chinensis) yang Perlu Diketahui,- Bagi Anda yang menyukai tanaman hias pasti sudah tidak asing lagi dengan bunga soka. Bunga soka sangat unik dan indah, sehingga cukup banyak dijadikan sebagai tanaman hias. Kecantikan bunga ini tampak dari bunganya yang berwarna oranye. Bunganya berbentuk seperti mangkok yang tersusun rapat dan mendongak ke atas.

Bunga soka atau siantan biasanya ditanam sebagai tanaman hias dan digunakan untuk bunga sembahyang agama Budha. Menurut beberapa sumber, bunga soka berasal dari daerah Asia Tropis. Bahkan, disinyalir ada yang menyebutkan jika tanaman ini berasal dari negara Indonesia. Namun, sejauh ini belum teruji kebenarannya. Dugaan kuat mengenai asal usul tanaman ini lebih cenderung kepada negara India dan China, dimana terdapat beragam jenis tanaman soka di negara tersebut.

Khasiat Kembang Soka

Mengenal Khasiat Kembang Soka, Siantan Bagi Kesehatan

Kembang soka atau siantan merupakan tanaman perdu yang memiliki manfaat yang sangat lengkap, baik batang, daun, bunga, ataupun akarnya. Tanaman ini bisa dimanfaatkan lebih dari sekedar tanaman hias. Menurut penelitian, tanaman kembang soka memiliki sifat kimiawi dan efek farmakologis berupa rasa manis, sejuk, hypotensive, mengecilkan bekuan darah (reduce hematoma), dan menghilangkan sakit (alagesic).

Dengan sifatnya tersebut, maka tak heran jika tanaman kembang soka ini termasuk salah satu obat herbal alami yang seharunya banyak dimanfaatnya. Lalu, apa saja kahsiat kembang soka untuk kesehatan tubuh ?

Tanaman kembang soka sendiri memiliki beberapa kandungan zat yang berkhasiat untuk kesehatan, seperti hematoksilin. Hasil pengujian laboratorium mengungkapkan fakta bahwa kulit kayu kering soka yang dihaluskan terdapat banyak sekali zat tanin dan zat organik yang mengandung besi, sedangkan kulit kayunya mengandung beberapa zat tanin dan catachin.

Sedangkan akar kembang soka sendiri mengandung minyak aromatik, ditambah dengan komposisi tannin dan asam lemak. Daun siantan mengandung beberapa kandungan zat kimia, seperti kaemferol, quercetin, proanthocyanidins, asam fenolik dan asam ferulik. Untuk bunganya sendiri mengandung cyanidin dan flaconboids.

Oleh masyarakat India, khasiat kembang soka ini sering digunakan untuk pengobatan tradisional. Beberapa penyakit yang biasa diatasi dengan ramuan bunga soka ini diantaranya yaitu :

  • Haid tidak teratur

Untuk penggunaannya, siapkan 15 gram bunga soka, 15 gram bunga mawar, 90 gram daging lidah buaya yang telah dipotong. Cuci semua bahan hingga bersih dan rebus dengan 600 cc air hingga mendidih dan tersisa 200 cc. Saring air rebusan tersebut dan minum 2 kali sehari secara teratur setelah makan.

  • Untuk rahim atau uterine

Khasiat kembang soka juga bisa digunakan untuk menjaga kesehatan rahim serta mengatasi beragam gangguan yang menyerang rahim atua uterine, terutama untuk menorhagia karena fibroid rahim dan penyebab lainnya.

Untuk mendapatkan manfaatnya, siapkan 4 ons kulit kembang soka, 4 ons susu, dan 16 ons air kemudian rebus semua bahan tersebut hingga air menguap. Ambil ramuan ini dan minum dengan susu. Ramuan ini bisa diminum untuk 2 sampai 3 kali selama mengalami menorhagia.

  • Luka pukul atau memar

Siapkan 30 gram daun dan bunga soka lokal, 10 gram bunga mawar kering, 10 gram umbi daun dewa. Cuci bersih semua bahan tesebut dan rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Saring ramuan tersebut dan minum 2 kali sehari setelah makan.

  • Pendarahan internal, wasir, disentri hemoragik

Selain bagian bunganya, khasiat kembang soka juga bisa didapatkan dari kulit pohon. Kulit pohon kembang soka bermanfaat untuk mengobati wasir dan disentri hemoragik. Ekstrak kulit pohon tanaman soka bisa berefek baik untuk mengatasi kondisi ini. Sedangkan bunga soka yang ditumbuh dan dicampurkan dengan air bermanfaat untuk mengobati disentri hemoragik.

  • Kram betis

Siapkan 2 bunga soka, 3 bunga mawar, dan 30 gram daun sambung segar, kemudian cuci bersih. Rebus semua bahan tersebut dengan 600 cc air hingga mendidih dan tersisa 300 cc. Saring dan minumlah ramuan tersebut 2 kali sehari setelah makan.

  • TBC paru, batuk, dan batuk berdarah

Khasiat kembang soka selanjutnya yaitu bisa membantu mengatasi penyakit TBC paru, batuk, dan batuk berdarah. Untuk mendapatkan manfaatnya, rebus 30-60 gram akar kembang soka, saring dan minum air rebusan tersebut secara teratur.

Untuk mengatasi TBC yang disertai dengan batuk dan batuk berdarah, disarankan untuk menambahkan 10 gram grancao dan direbus selama 3 jam untuk sekali minum. Jika tidak ada grancao, maka Anda bisa menggantinya dengan 60 gram daging sapi tanpa lemak dan dibuat sup untuk diminum dengan airnya.

Setelah mengetahui beberapa khasiat kembang soka tersebut, kini Anda bisa memanfaatkannya sebagai salah satu solusi alternatif untuk pengobatan penyakit secara alami, selain sebagai tanaman hias untuk mempercantik rumah Anda. Semoga bermanfaat.

Konsultasi Gratis